Laman

Selasa, 21 Februari 2017

TIPE-TIPE PENERIMA INFORMASI



Ini hipotesis ya:)
Ada tipe-tipe orang berdasarkan kemampuannya menyaring informasi yang diterima dan kemudahan mereka untuk diajak berdiskusi:
1. Tipe filter plong;
2. Tipe filter tersumbat;
3. Tipe filter berkualitas menjernihkan.
Saat menulis filter ini, saya membayangkan filter aquarium dan pengaruhnya pada kualitas air di dalam aquarium. Ikan yang hidup dalam aquarium, bernafas di dalam air yang berputar-putar kembali. Mereka tidak merasakan air mengalir yang terus-menerus berganti seperti ikan yang hidup di sungai. Nah, filter air memainkan peran penting yang pada akhirnya menentukan apakah ikan akan bertahan hidup atau akan segera mati.
Air dalam aquarium, disedot oleh pompa air, dibawa melalui filter air dan dikembalikan ke aquarium, sehingga sebenarnya air yg dimasukan ke dalam aquarium adalah air yang tadinya memang sudah ada dalam aquarium tersebut.
Air yang ada dalam aquarium tentu tidak selalu jernih. Kalau selalu jernih tidak memerlukan filter dan sirkulasi air dong:) Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas airnya. Bisa karena karena kotoran ikan, bisa juga karena sisa makanan ikan dan bisa juga karena lumut atau tumbuhan lain yang tumbuh pada ornamen-ornamen yang digunakan untuk memperindah aquarium. Kotoran ini menentukan kualitas air, kadar oksigen dalam air dan keasaman air serta kandungan racun dalam air dan sebagainya yang akan menentukan ikan akan bertahan hidup atau tidak. Memang ada ikan yang mampu bertahan dengan kualitas air yang tidak terlalu baik, tapi pada umumnya akan mati.
Informasi ibarat air ini. Kualitas informasinya akan menentukan kualitas penerima informasinya. Kualitas penerima informasi bisa dilihat dari filter informasi yang dimilikinya dan tentu saja juga menentukan bisa atau tidak yang bersangkutan diajak berdiskusi untuk menambah pengetahuan atau pengatahuannya sudah cukup berhenti sampai disana saja.
         Jika dianalogikan ke orang, tipe 1 filternya plong, tidak memiliki kemampuan menyaring kotoran-kotoran yang di bawa air, sehingga air yang masuk lagi ke dalam aquarium sama dengan air yang ada di dalam aquarium. Jika air yg melewati filternya kotor, maka air yang dimasukannya ke aquarium juga kotor. Demikian sebaliknya, jika air yang melewati filternya jernih, air yang dimasukan kembali juga jernih. Tipe 1 ini menelan mentah-mentah informasi yang diterimanya dan akan sedikit sulit diajak berdiskusi karena ketidakmengertiannya. Mereka akan mudah terpesona dengan hal-hal yang sulit dinalarnya sendiri. Kalau sudah terpesona, jangan ajak diskusi lagi kecuali orang lain mampu membuatnya terpesona juga dengan informasi baru yang berbeda. Kalau tidak, jangankan terpesona, malah bisa-bisa si pemberi informasi baru akan di musuhi, hehehe.
Orang tipe 2, filternya tersumbat, air tidak dapat melewatinya dengan baik, bahkan mungkin air akan mengalir ka arah yang lain. akibatnya, bukan hanya air dalam aquarium akan bertambah kotor, bisa jadi airnya malah berkurang banyak dan membahasi tempat yang lainnya. Tipe 2 ini "membatu" yakni menolak informasi yang diberikan dan mempertahankan kebenarannya sendiri serta tentu saja sulit diajak diskusi karena ketidakmauan mengertinya. Kalau yang ini repot sekali. Apapun yang diinformasikan orang lain, kalau tidak cocok dengan informasi yang dipunyainya, akan ditolak. Jadi agak percuma mengajaknya diskusi. Kalau untuk ini biarlah waktu yang membuktikan kebenaran informasi yang dipertahankannya:)
Orang tipe 3, filternya berkualitas menjernihkan air. Filter ini dirancang sedemikian rupa, dengan pengetahuan tentang kualitas air yang dibutuhkan kemudian menerima air, memprosesnya menjadi jernih kembali baru selanjutnya mengembalikannya ke dalam aquarium. Tipe ini tidak menelan mentah-mentah informasi, tidak juga menolaknya, melainkan mencernanya dengan baik dan tentu saja mudah diajak berdiskusi. Yang ini terbuka menerima informasi apa saja, karena dia punya perangkat pengatahuan untuk mengolahnya. Dan jika kita jadikan tempat bertanya, dia akan mengembalikan informasi itu kepada kita dengan saringan-saringan pengetahuan yang dimilikinya. Kualitasnya mencerahkan.

Saya kira-kira tipe yang mana ya? Gak berani berharap dulu ah.

Kalau anda?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar